Skip to main content

Ada Pocong Saat Ramadhan

Setelah selesainya latihan sholat tarawih, dilanjutkan dengan beberapa kegiatan, maka setelah selesai orang pulang satu sama lain, termasuk saya. Di sana saya tidak merasakan keanehan atau penyimpangan dalam perjalanan pulang. Setelah beberapa lama saya berpikir untuk membawa saudara perempuan saya ke masjid, membawa makanan ringan.

"Maklum saya tidak terlalu lancar membaca Al-Qur'an, dan saya dulu suka ngemil sampai sekarang, hehe". Terus ceritanya, maka aku dan adikku, orang itu sangat pemalu. Jadi dalam perjalanan menuju masjid kita berlari secepat mungkin tidak terlihat benar atau kiri. Akhirnya kami tiba dimushola dengan ngos-ngosan, berkeringat. Karena saya membawa camilan, disana saya makan camilan dengan santai sambil sesekali mendengar tadarusan.

Di dalam masjid ada 4 pintu, 8 jendela 2 ada di sebelah kanan dan 2 ada di sebelah kiri, tertinggal, dan ada dua ruangan. Itu tentang gambarnya. Lanjutkan lagi, cerpen saat aku dan adikku di ruang pertama, entah bagaimana mataku tertuju ke jendela kiri dan kebetulan jendela terbuka.

Saat aku memandang ke arah jendela, tampak samar-samar seperti ada makhluk yang bersemangat, pocong yang tepat berdiri di jendela tapi wajahnya sangat hitam sehingga tidak terlihat, seperti saat menatapku, dan pada saat itu aku berada. Makan camilan

Saya tidak bisa bergerak, setelah beberapa menit kemudian akhirnya saya bisa bergerak. Lalu aku mengedipkan mata dan terus makan dan mencoba untuk tenang. Saya memutuskan untuk pulang ke rumah bersama saudara laki-laki saya, dan inilah pengalaman saya selama bulan Ramadhan. Sebenarnya ada banyak hal aneh yang saya alami dan dari kejadian tersebut, hantu yang saya paling takut dengan ya pocong.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar