Skip to main content

NYI Blorong The Permintaan Tumbal

Nyi Blorong dikatakan putri dari Ratu Pantai Selatan alias Nyi Loro Kidul adalah ular yang sering meminta orang-orang sebagai sarana meminta kekayaan. Tentu saja dia akan membiarkan ini dengan syarat bahwa mereka yang meminta itu akan memberikan tumbal dia di waktu dan hari-hari tertentu. Dan kali ini ia akan meminta pengorbanan seorang gadis cantik di daerah pedesaan South Brebes, Jawa Tengah. Nafilah, nama gadis itu, adalah seorang remaja muda yang hampir menjadi korban, jika hanya kuasa Allah tidak campur tangan pelukan sengit dari Nyi Blorong pesugihan aktor. Insiden mengerikan terjadi pada bulan Agustus 1999. Mulai dari libasan krisis moneter berkepanjangan dan menghancurkan kayu Johan. Beberapa kali ia harus jatuh bangun membangun kembali usaha yang telah bangkrut itu. Namun ternyata nasib kehendak lain.


Dalam Cerita Nyi Blorong The Permintaan Tumbal
Ia menjadi salah satu korban dari krisis ekonomi. Johan dan keluarganya benar-benar dijatuhkan. Johan sebenarnya perahu yang sama dengan sangat banyak, ribuan bahkan jutaan orang Indonesia pada periode tengah bersangkutan. Namun, Johan merasa bahwa hanya dia yang ditakdirkan. "Bukti dari tetangga kita masih jauh lebih kaya. Bahkan Dajjal tampaknya menambah kaya, Pa?" Menggoda digunakan istri penipuan Johan bahwa suaminya berani mengambil jalan pintas, membuat kesepakatan pesugihan. Sebuah isu yang berkembang bahwa banyak penduduk desa yang kemudian banting setir untuk mengubah nasibnya. Tidak sedikit orang yang kemudian melakukan pesugihan babi Ngepet, mempertahankan Tuyul, Monyet Putih, dan lain-lain. Kebenaran dari masalah itu sendiri sulit untuk membuktikan karena tak terlihat atau tak terlihat. Tapi tetangga berbisik kemudian dibuat Johan dan mata istrinya menjadi gelap. Iman float. Dan kemudian mereka benar-benar menggadaikan imannya oleh Nyi Blorong, jenis pesugihan memilih. Mereka tidak lagi seorang hamba Tuhan melainkan menjadi hamba Nyi Blorong, makhluk siluman sebenarnya adalah hamba Allah juga, seperti Johan dan istrinya.


Nyi Blorong Tumbal The Very berbaring
Setelah Johan dan istrinya selesai membuat pengaturan dengan Nyi Blorong ekonomi cadangan. Tidak lebih lambat, tapi jalur cepat. Mereka menjadi kaya. Tapi tidak bernama pesugihan jika 'Pemberi Sugih' tidak meminta balasan. Sayangnya balasan dalam bentuk kehidupan beberapa anggota keluarganya yang mereka cintai. Setelah mereka memilih gadis cantik tetangganya sendiri. Nafilah, gadis, ingin 'disampaikan' pada Selasa malam kliwon pada bulan Agustus. Pada saat itu nafilah pusat mengobrol dengan teman-teman di teras depan rumahnya sendiri. Tapi gadis itu tidak menyadari bahwa ada sepasang mata setan yang membuntutinya sebelumnya. Jadi ketika dia terperangkap dalam menyenangkan bercanda, sepasang mata jahat itu untuk mencari peluang untuk menerimanya. Dan nafilah tiba-tiba kesurupan, tangan mencekik lehernya sendiri. Sehingga lidah. Matanya melebar. Dan segera tubuhnya jatuh, berguling-guling dia terus mencekik lehernya.


Teman yang terkejut spontan berteriak histeris dan meminta bantuan, tersentak penduduk desa yang kemudian kekusutan datang untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Wanita itu berteriak histeris spontan menyaksikan keadaan nafilah. Sementara cepat yang menyelamatkan gadis itu, menarik tangannya yang mencengkeram leher. Tapi apa yang terjadi? Orang-orang yang kuat membanting oleh nafilah film. Mereka terkejut dan terkejut. Namun mereka terus berkelana bantuan nafilah yang dimulai kedutan dengan lidah dan mata melotot merah. Dan lagi ia kembali tetangga melemparkan. Dalam situasi seperti itu, orang tua yang tahu di mana itu berasal dari ledakan tiba-tiba maju akan membantu dia. Tapi tiba-tiba, bentuk lengan berotot milik pria di samping menahan kecepatan. "Apakah Anda bersedia untuk menggantikannya, juara?" Mengancam pria yang menyikut dadanya menggembung. Mbah kaget. "Hati-hati!" Bisik pria kembali mengancam, ia berjalan pergi. Mbah hanya tertegun, nyali menyusut. Ia hanya bisa menghela nafas berat. Melihat gadis hanya dengan kasih sayang, tanpa bisa berbuat apa-apa. nalurinya hanya mengatakan bahwa hal itu harus ada hubungannya dengan keadaan gadis itu. juara hanya bisa menggeram tak bersuara.


Pembantu
"Nyuwun sewu, cara! Membuat cara, cara ...!" Teriak Ihsan, salah satu pemuda yang bergegas keluar dari desa ketika ia melihat keadaan gadis tetangga, membelah kerumunan orang di sekitar nafilah. Dia datang memegang seorang pria paruh baya. Orang-orang secara spontan memberi jalan, sehingga Ikhsan dan Jake, pria, bebas hingga depan tenga tubuh nafilah

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar